Terkini
Grand Final Bagus Dyah Cilik Kabupaten Magetan 2026 Apresiasi Calon Generasi Unggul, Voting Favorit Bersama Kreen Indonesia Malam Puncak Queen Culture Indonesia & Little Queen Indonesia 2026 Tampilkan Budaya dan Bakat Terbaik, Dukungan Favorit Bersama Voting Digital Kreen Indonesia Miss Batik Mahakarya 2026 Rayakan Pesona Batik dan Budaya Nusantara, Grand Final Berlangsung Meriah Bersama Voting Digital Kreen Indonesia Semangat Generasi Muda di Panggung Grand Final Bujang Dara Lamandau 2026, Masyarakat Beri Dukungan Favorit Bersama Kreen Indonesia Profil Mia Dio, Miss Universe Kuba 2026 yang Inspiratif Jadwal Miss Charm 2026 di Vietnam, Gisela Siap Berlaga Afrizal Syafa dan Gischa Zayana, Dua Gaya Atlet Boccia Indonesia Grand Final Regem & Regina Foreign Language 2026 Rayakan Talenta Bahasa dan Budaya, Voting Favorit Hadir Bersama Kreen Indonesia Grand Final Bagus Dyah Cilik Kabupaten Magetan 2026 Apresiasi Calon Generasi Unggul, Voting Favorit Bersama Kreen Indonesia Malam Puncak Queen Culture Indonesia & Little Queen Indonesia 2026 Tampilkan Budaya dan Bakat Terbaik, Dukungan Favorit Bersama Voting Digital Kreen Indonesia Miss Batik Mahakarya 2026 Rayakan Pesona Batik dan Budaya Nusantara, Grand Final Berlangsung Meriah Bersama Voting Digital Kreen Indonesia Semangat Generasi Muda di Panggung Grand Final Bujang Dara Lamandau 2026, Masyarakat Beri Dukungan Favorit Bersama Kreen Indonesia Profil Mia Dio, Miss Universe Kuba 2026 yang Inspiratif Jadwal Miss Charm 2026 di Vietnam, Gisela Siap Berlaga Afrizal Syafa dan Gischa Zayana, Dua Gaya Atlet Boccia Indonesia Grand Final Regem & Regina Foreign Language 2026 Rayakan Talenta Bahasa dan Budaya, Voting Favorit Hadir Bersama Kreen Indonesia
Kreen Media
Attractions

Menilik Kehidupan Panglima Besar Jenderal Soedirman di Monumen Tempat Lahir Soedirman

K
Kreen Media
20 June 2022 1 menit baca
Menilik Kehidupan Panglima Besar Jenderal Soedirman di Monumen Tempat Lahir Soedirman

Monumen Tempat Lahir (MTL) Panglima Besar Jenderal Soedirman terletak di Dukuh Rembang, Desa Bantarbarang, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga.dan dibangun di atas lahan seluas 3,5 hektar. Bangunan ini diresmikan pada tahun 1977 oleh Wapangab Jenderal Soerono. Monumen ini dibangun dengan tujuan untuk mengenang dan menghargai jasa-jasa Jenderal Soedirman sebagai pahlawan gerilya sekaligus pengingat penerus bangsa untuk menghargai jasanya. Selain itu, museum ini juga menjadi saksi bisu lahirnya sang jenderal besar.

Ada apa saja, ya di Monumen Tempat Lahir (MTL) Jenderal Soedirman ini? Yuk, kita simak ulasannya!

1. Disambut dengan meriam dan tank panser

sumber : travelingyuk.com

Sesampainya di wilayah MTL Soedirman, SoDest akan disambut oleh dua buah meriam dan satu tank panser. Ketiga benda khas militer ini merupakan hadiah yang diberikan oleh TNI Angkatan Darat.

2. Kamar yang menjadi saksi bisu lahirnya Jenderal Soedirman

sumber : travelingyuk.com

Monumen ini merupakan duplikat rumah dilahirkannya Jenderal Soedirman. Di rumah joglo berdinding gedheg (dinding berbahan anyaman bambu) inilah yang menjadi saksi bisu lahirnya seorang panglima besar, putra terbaik Purbalingga yang berjuang demi kemerdekaan. Di rumah duplikat tersebut, pengunjung bisa melihat kamar tempat Jenderal Soedirman dilahirkan dengan ayunan bambu yang digunakan saat menimang. 

3. Peninggalan keluarga Jenderal Soedirman

sumber : travelingyuk.com

Selain ayunan bambu, terdapat banyak benda-benda peninggalan keluarga Jenderal Soedirman lainnya seperti risban (kursi kayu panjang dengan alas bambu), ranjang berkelambu putih, lemari kayu, keranjang bayi, kursi-kursi rotan, meja-meja kayu, gogok (bejana dari tanah liat), pekinangan (tempat menyimpan peralatan untuk Nginang atau Tradisi Bersirih), dan kaca antik.

4. Koleksi lukisan Jenderal Soedirman beserta kata motivasi beliau

sumber : travelingyuk.com

Di kamar tempat kelahirannya juga dilengkapi dengan koleksi lukisan Jenderal Soedirman beserta kata-kata motivasi yang diucapkan langsung oleh beliau. Kalimat penyemangat tersebut dipahat dalam marmer hitam berbentuk persegi.

5. Delapan diorama perjalanan hidup Jenderal Soedirman

sumber : travelingyuk.com

Tak hanya itu, terdapat juga delapan diorama yang mengisahkan perjalanan hidup beliau dari kelahirannya sampai saat sepulang dari bergerilya. Sedangkan pada bagian depan, terdapat replika tandu yang digunakan untuk mengusung Jenderal Soedirman kala bergerilya membelah hutan.

6. Relief gambaran kehidupan Sang Jenderal yang berwarna kuning keemasan

sumber : travelingyuk.com

Di pelataran monumen SoDest juga bisa melihat gambaran kehidupan sehari-hari Sang Jenderal mulai dari saat muda, saat menjadi guru hingga saat memimpin perang dalam relief sepanjang 10 meter yang dipahat dengan warna kuning keemasan.

7. Hadirkan wahana gerilya

sumber : travelingyuk.com

Pengelola MTL Jenderal Soedirman juga menghadirkan wahana yaitu Soedirman Point yang menawarkan paket wisata dalam tiga kunjungan tempat yakni Owabong, Golaga, dan Soedirman Point. Soedirman Point sendiri berkonsep wisata survival hutan ala perang gerilya Jenderal Soedirman yang mengkolaborasikan antara camping ground dan outbond berupa simulasi perang ala militer. Tak hanya itu, nantinya Soedirman Point juga akan dilengkapi dengan jeep gerilya untuk menyusuri area hutan, menghadirkan cafe gerilya, dan menambah area audio visual pemutaran film-film kemiliteran dan film gerilya di kompleks MTL Soedirman.

Wah, banyak banget yang bisa SoDest dapatkan kalau berkunjung ke MTL Jenderal Soedirman ini. Selain bisa berwisata sejarah, SoDest bisa langsung mengenal konsep wisata survival ala perang gerilya Jenderal Soedirman. Untuk SoDest yang berencana liburan ke Purbalingga, jangan lupa mampir ke MTL Jenderal Soedirman ini, ya! Yuk, download aplikasi Kreen di Play Store untuk bantu booking penginapan dan perjalananmu selama liburan.

Sumber :

travelingyuk.com

kuasakata.com